Sosok Juan Sebastian Veron

Sosok Juan Sebastian Veron

Sosok Juan Sebastian Veron – Veron merupakan pemain asal Argentina yang paling dikenal dengan kepala plontosnya. Sosok Veron juga diperkirakan bisa menjadi seorang legenda sepakbola seperti ayahnya.

Hal itu telah dia tunjukkan ketika masa kecilnya dengan memiliki bakat sepakbola yang luar biasa. Untuk itu pada artikel kali ini https://www.b-uncut.com akan membahas tentang mantan pemain sepakbola Argentina ini

Sosok Juan Sebastian Dianggap Akan Menjadi Gelandang Dunia

Sosok Juan Sebastian Veron

Sebenarnya cikal bakal untuk kehebatan seorang Veron sangat didukung oleh ayahnya sendiri yang memberikan pelatihan sepakbola khusus kepada veron. Itu pun yang membuat Veron kemudian terjun ke dunia sepakbola dan berhasil mengantarkan klubnya Los Pincharratas promosi ke Liga Argentina  setelah sebelumnya berada di Kasta bawah Divisi B.

Untuk penampilan Veron tersebut membuatnya dipinang oleh klub argentina Boca Juniors yang menjadi klub perantara dia sebelum terjun ke klub Italia Sampdoria untuk menunjukkan keahlianya pada Juli 1993.

Untuk awalnya kiprah Veron pun dianggap sukses dengan membuat catatan 7 gol dari 61 laga yang dimainkan selama 2 musim. Lalu pada tahun 1998 Parma pun meminangnya. Dan pada tahun 1999 – 2001 bersama Lazio dia sukses membawa klubnya tersebut meraih Gelar Coppa Italia, Uefa Cup, Seri A, Suppercopa Italiana dan tentunya Uefa Super Cup.

Sosok Juan Sebastian Veron

Ketika itu pun dia kemudian menerima transfer dari manchester United yang masih dibawah pelatih Sir Alex Ferguson yang sempat memberikan pujian terhadap kualitas pemain argentina ini. Memang untuk awal musim dia pun dimainkan sebanyak 40 laga dengan catatan tak terlalu buruk.

Tepat pada musim keduanya, dia pun dianggap gagal mengikuti taktik yang diusung Sir Alex sehingga membuatnya dijual ke Chelsea. Setelah berada di Chelsea pun dia cuman  dimainkan sebanyak 14 caps dan membuatnya dipinjamkan kebeberapa klub lainnya.

Untuk saja ketika berada di Italia dia sukses mengantarkan Inter Milan menjadi Juara Seri A, Coppa Itali dan Supercoppa Italia. Akan tetapi kariernya itu pun dijalankan dengan masa buruk ketika tidak bisa menampilkan keahliannya di dunia sepakbola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *